Pada tahun 1975 berdiri Perumnas Sadang Serang yang merupakan program
pemerintah saat itu untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat.
Pemerintah Kota Bandung kemudian meminta kepada pengembang yang ditunjuk, untuk
melengkapi berbagai fasilitas agar warga tertarik. Hal tersebut sesuai dengan
perencanaan yang telah dibuat oleh pemerintah.
Perumnas Sadang Serang mulai dihuni masyarakat pada tahun 1977 dan sudah
ada sarana peribahadan dalam bentuk musholla, penghuni sebagian besar adalah
masyarakat yang mengalami penggusuran dari sepanjang Jalan Surapati tepatnya
berasal dari daerah-daerah Kp. Haurgeulis, Kp. Sukamantri, Muararajeun,
Padasuka sampai dengan Cicaheum.
Pada tahun 1985 warga perumnas Sadang Serang bermusyawarah untuk membuat
fasilitas sarana ibadah yang lebih luas dengan konsep gedung serbaguna (dengan
lokasi masjid sekarang). Pendirian masjid akhirnya baru dilaksanakan pada tahun
1986 secara gotong royong melalui program ABRI Masuk Desa (AMD) dipelopori oleh
KODIM Coblong Pangdam III Siliwangi bersama-sama dengan pengurus RT/RW, tokoh
masyarakat, dan warga. Setelah mendapat persetujuan dari pemerintah setempat
kemudian sepakat memberikan nama Masjid Manunggal.
Renovasi pertama dilakukan pada tahun 1992 menggunakan dana swadaya
masyarakat dengan tujuan masjid agar bisa dipakai untuk kegiatan keagamaan dan
syiar islam. Renovasi besar-besaran dilakukan pada tahun 2017 s.d 2020
berdasarkan hasil musyawarah serta bantuan dari berbagai pihak Masjid Jami
Manunggal dibangun dengan dua lantai dan fasilitas yang lengkap sehingga bisa
menampung lebih dari 300 jemaah.
Periode kepengurusan 2021-2024 melengkapi berbagai fasilitas masjid
sehingga meningkatkan kenyamanan jemaah dan mendukung berbagai kegiatan syiar
yang dilakukan. Kegiatan syiar meliputi kegiatan internal yang diagendakan
maupun melibatkan pihak eksternal sehingga masjid tidak hanya bermanfaat untuk
warga sekitar tapi juga bagi warga lainnya. Pergantian masa tidak
bisa dihindari, Masjid Manunggal mengikuti dinamika zaman. Ketua DKM yang
bertugas sebagai pemimpin dalam mengelola masjid telah mengalami pergantian,
diantaranya sebagai berikut:
- Periode
1987-1991
H. Sugandi
- Periode
1991-2000
Bpk. Mamad
- Periode
2000-2002
H.Dr. Hamdan AZ
- Periode
2002-2005
H. Masykur
- Periode
2005-2016
H. Amar Yuliar, SE
- Periode
2016-2020
Munawwar Holil, S.Ag
- Periode
2021-2024
H.Ir. Erwin Bustami
- Periode
2025-sekarang Ir. Beny
Ruhiman, S.Kom, M.Kom